Pencak Silat: Menyehatkan Jiwa & Raga
![]() |
Sobat Pustakapedia, kali ini admin akan membahas tentang salah satu budaya Indonesia dalam bidang olahraga beladiri yang melegenda dan diakui sebagai warisan dunia yaitu Pencak Silat. Tulisan ini dibuat berdasarkan beberapa referensi bacaan sekaligus pengalaman nyata dari admin.
PENGERTIAN & SEJARAH
Pencak
Silat merupakan olahraga beladiri yang menggabungkan antara unsur Jasmani dan Rohani.
Pencak silat memiliki dua pengertian, yaitu Pencak dan Silat. Pencak sendiri
berarti gerak lahir (tubuh) dan Silat adalah gerak batin. Dalam gerak tubuh, beladiri
ini kebanyakan memiliki gerakan -gerakan yang sederhana namun dapat mematikan
lawan, namun juga tidak sedikit terdiri dari gerakan yang kompleks.
Sedangkan yang dimaksud gerak batin adalah kemampuan melatih mengolah rasa (perasaan) dan karsa (kehendak) dari seorang pesilat, dalam tafsir yang lebih dalam seorang jiwa pesilat dilatih untuk memiliki jiwa yang sabar, tekun, emosi yang stabil, tidak mudah dipengaruhi dan lain sebagainya.
Dalam sejarahnya, ditemukan fakta bahwa pencak silat sudah ada sejak zaman kerajaan di Indonesia, pertama kali ditemukan di Provinsi Riau saat Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 (Dilansir dari situs detik.com). Pada awalnya hanya gerakan tangan dan kaki yang sederhana. Kemudian semakin berkembang dan masuk ke wilayah Semenanjung Malaka dan pulau Jawa.
Memasuki zaman penjajahan, Pencak Silat merupakan hal yang terlarang, karena menjadi penghalang dan mengancam keberadaan penjajah. Dari cerita yang admin dapatkan dari aktivis Pencak Silat, dahulu Pencak Silat digunakan sebagai sarana persatuan para pemuda untuk berjuang melawan penjajah. Dan kegiatannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan pada masa penjajahan Belanda. Pencak Silat berkamuflase menjadi kegiatan pertunjukan seni budaya yang digelar oleh Masyarakat.
Sedangkan
pada masa penjajahan Jepang, Pencak Silat diperbolehkan dan diberi fasilitas
untuk dikembangkan. Sebab pada masa tersebut Jepang berniat memanfaatkan masyarakat
Indonesia untuk memperkuat pertahanan mereka melawan Sekutu. Sehingga, tidak
lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Memasuki masa kemerdekaan, sejarah pencak silat di Indonesia tercatat terus mengalami perkembangan dan pada akhirnya para pendekar memutuskan untuk membentuk wadah/organisasi bagi seluruh aliran Pencak Silat di Indonesia. Yaitu dibentuknya Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSSI) pada 10 Mei 1948 di Surakarta melalui musyawarah para pendekar di masa tersebut.
MENYEHATKAN JIWA
Seperti yang sudah admin sampaikan diawal, kata silat mewakili batin. Dalam olahraga ini kita dilatih untuk mengolah rasa dan karsa dengan baik. Maka orang yang sudah menjadi pendekar silat tidak akan mudah emosi, memiliki keteguhan hati, melatih mental, sabar, tekun, tolong menolong dalam kebaikan, tidak mudah diombang ambingkan keadaan, tidak sombong, tidak mudah dipengaruhi serta yang paling penting adalah menjadi manusia yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
MENYEHATKAN RAGA
Pencak adalah gerak lahir, mulai dari sikap beladiri, pukulan, tendangan, bantingan, gerak jurus dan lain sebagainya dalam Pencak Silat dapat menyehatkan raga. Sebelum latihan macam gerak diatas dilakukan pemanasan seperti penguluran, olah nafas, olah fisik, dan lainnya. Dalam perkembangannya, hingga saat ini banyak diselenggarakan berbagai event mulai dari tingkat daerah hingga Internasional, bahkan Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (organisasi pencak silat dunia) memiliki cita-cita olahraga ini dapat masuk ke event Olimpiade!
Terdapat dua kategori yang diperlombakan dalam event Pencak Silat. Yaitu Tarung dan Seni. Tarung berdasarkan kategori umur dan kelas berat badan, sedangkan Seni setiap pesilat menampilkan rangkaian khas gerak silat dengan indah. Sebagai motivasi untuk melestarikan budaya ini kepada masyarakat adalah salah satunya dengan menyelenggarakan event dan diberikan hadiah sebagai pemenang. Selain menyehatkan juga secara tidak langsung telah berperan melestarikan budaya.
Demikian artikel ini admin sampaikan, semoga dapat menambah khazanah pengetahuan pembaca. Kritik dan saran terhadap tulisan ini terbuka bagi para pembaca yang budiman.
TTD
Admin: Penulis
Sumber:
https://deepublishstore.com/blog/materi/pencak-silat/#Sejarah_Pencak_Silat




Komentar
Posting Komentar