Olahraga di Usia Muda, Sehat di Masa Tua

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.goodnewsfromindonesia.id%2F2019%2F12%2F08%2Fpemuda-indonesia-harapan-tantangan&psig=AOvVaw1Z955592aw-M_ufmbLndUf&ust=1692548002960000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBMQ3YkBahcKEwjYp9_zjumAAxUAAAAAHQAAAAAQBA

Sobat Pustakapedia, usia muda adalah usia emas bagi makhluk bernama manusia. Usia ini merupakan usia puncak intelektual, fisik dan fisiologis manusia. Dalam usia ini manusia dapat mengerahkan segenap potensi dirinya untuk beraktifitas baik pribadi maupun sosial. Seorang pemuda memiliki modal yang cukup untuk menciptakan karya-karya terbaiknya dimasa tebaiknya.

Masa muda juga diidentikkan dengan masa kejayaan fisiknya. Tahan banting, tidak mudah sakit, mampu melakukan berbagai aktifitas secara bersamaan dan lain sebagainya. Namun, sangat disayangkan Pemuda saat ini dengan perkembangan teknologi yang semakin maju membuat gerak tubuh semakin dibatasi. Contoh nyata adalah kendaaan bemotor.

Sebelum ada kendaraan bemotor, ketika berangkat sekolah misalnya para pemuda akan berjalan kaki atau  naik sepeda. Nah, kalau sekarang hanya jarak 1 km saja naik kendaraan bemotor, ini adalah realita kehidupan. Hal tersebut membuat kemampuan fisik seorang pemuda menurun. Apalagi pemuda yang bekerja di perkantoran atau pabrik dalam satu pekan aktifitas olah tubuh akan berkurang drastis.

Hal ini juga menyebabkan menurunnya kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang yang dikhawatirkan juga berpengaruh pada masa tua kemudian.

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.who.int%2F&psig=AOvVaw0IGKJH8YxyA8sczsCWaiNi&ust=1692547061435000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBMQ3YkBahcKEwjY8_2yi-mAAxUAAAAAHQAAAAAQBA

Berdasarkan penelitian WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan bahwa pemuda di seluruh dunia tidak cukup sering berolahraga.  Sekitar 81% anak muda berusia 11 hingga 17 tahun tidak berolahraga setidaknya satu jam sehari. Ini termasuk bersepeda, hiking, dan olahraga fisik lainnya. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan mereka di kemudian hari.

Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode survey. Mereka mensurvei 1,6 juta siswa di 146 negara dan teritori antara tahun 2001 dan 2015. Fiona Bull, seorang ahli aktivitas dan kesehatan serta salah satu penulis laporan tersebut, mengatakan empat dari lima anak muda tidak merasakan manfaat kesehatan sosial, fisik, atau mental dari olahraga teratur. Para peneliti menemukan hasil penelitian ini cukup mengganggu.

Olahraga berhubungan dengan fungsi jantung, pernafasan, kesehatan mental dan fungsi kognitif siswa. Olahraga dan pola makan yang sehat adalah kunci untuk melawan obesitas di seluruh dunia. Sebuah tim riset WHO menemukan bahwa pemuda malas untuk berolahraga karena terlalu banyak bermain gadget. Leanne Riley, pakar penyakit gaya hidup WHO menjelaskan bahwa pemuda menjadi kurang bergerak karena terlalu lama duduk (bermain gawai). 

Itulah hari ini, perkembangan teknologi yang pesat semuanya serba mudah dapat menghambat aktivitas fisik seorang pemuda. Menjadi malas dan tidak bergairah olahraga. Padahal kualitas Kesehatan masa tua seseorang ditentukan oleh rajin dan tidaknya memperhatikan kesehatan di masa mudanya.

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fkisahikmah.com%2Fulama-berusia-100-tahun-lebih-tapi-masih-sehat-bugar-ini-rahasianya%2F&psig=AOvVaw2_u6aexwRiFq9OMGlElTpB&ust=1692547713692000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBMQ3YkBahcKEwjol9LpjemAAxUAAAAAHQAAAAAQCg

Sudah banyak sekali bukti, orang yang rajin berolahraga dimasa muda akan lebih baik kesehatannya dimasa tua daripada yang jarang olahraga. Contoh permasalahan Kesehatan dimasa tua diantaranya adalah penyakit jantung, stroke, diabetes, gagal ginjal, kanker, prostat, tulang keropos dan lain sebagainya. Disaat tua niscaya kita akan mengalami penurunan kesehatan, namun ikhtiar rajin berolahraga di masa muda akan mengurangi dampak resiko penyakit yang diderita saat tua.

Jadi pada intinya selagi masih muda ayo rajin olahraga, jika tidak kuat sendiri buatlah komunitas yang dapat saling mengingatkan dan menguatkan agar pola olahraga tetap terjaga. Misalnya komunitas lari, sepeda, renang dan lain sebagainya, paling tidak minimal satu pekan tiga kali aktivitas olahraga. Setiap satu hari cukup 30-60 menit saja. Sehat dan sakit adalah kuasa Allah SWT, wilayah kita adalah berusaha untuk menjaga Kesehatan. Demi masa tua yang sehat!.

Demikian artikel ini admin sampaikan, semoga dapat menambah khazanah pengetahuan pembaca. Kritik dan saran terhadap tulisan ini terbuka bagi para pembaca yang budiman.

 

 

TTD

 

Admin: Penulis

 

Sumber:

1. 1. www.dw.com

2. 2.https://kesehatan.kontan.co.id/news/penelitian-who-remaja-di-seluruh-dunia-malas-olahraga?page=2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencak Silat: Menyehatkan Jiwa & Raga